Xiaomi Luncurkan Antarmuka Kamera Baru di 40 Lebih Perangkat

Xiaomi baru saja meluncurkan pembaruan besar untuk aplikasi kameranya, sebuah gebrakan yang akan dirasakan oleh lebih dari 40 model ponsel Xiaomi. Pembaruan ini tak sekadar polesan tampilan, tetapi perubahan mendasar yang didesain untuk menjawab keluhan pengguna terkait antarmuka yang membingungkan dan fitur yang kurang efisien.
Perombakan Antarmuka Berbasis Masukan Pengguna
Selama ini, banyak pengguna mengeluhkan tata letak fitur kamera Xiaomi yang tidak konsisten dan kurangnya logika operasional yang jelas. Mencari fitur tertentu seringkali menjadi tantangan tersendiri, menghambat proses kreatif dan spontanitas dalam mengabadikan momen. Pembaruan ini secara langsung menjawab permasalahan tersebut.
Xiaomi merombak total antarmuka aplikasi kamera, dibangun di atas sistem HyperOS, dengan lebih dari 140 ikon yang didesain ulang dan lebih dari 600 pengoptimalan antarmuka. Tujuannya jelas: menyederhanakan pengalaman pengguna dan meminimalkan kebingungan.
Peluncuran Bertahap Mulai Mei
Untuk memastikan transisi yang mulus dan meminimalisir potensi masalah, Xiaomi menerapkan strategi peluncuran tiga fase.
- Fase pertama, dimulai pada 28 Mei, menyasar ponsel flagship seperti seri Xiaomi 15 dan 14, MIX Fold 4, MIX Flip, dan seri Redmi K80.
- Fase kedua, dimulai 20 Juni, melakukan uji coba skala abu-abu pada seri Xiaomi 13, MIX Fold 3, Civi 4 Pro, dan beberapa model Redmi Note 14.
- Fase terakhir, pada bulan Juli, akan mencakup seri Xiaomi 12S dan jajaran Redmi Note 13.
Peluncuran bertahap ini memastikan kompatibilitas optimal di berbagai perangkat keras dan meminimalisir potensi bug atau masalah kinerja.
Fitur Unggulan dalam Pembaruan Kamera
Pembaruan ini bukan hanya soal tampilan yang segar. Xiaomi juga meningkatkan sejumlah fitur kunci yang akan meningkatkan kualitas foto dan video Anda.
Peralihan panjang fokus yang cepat (28mm/35mm) dengan pengaturan default yang dapat disesuaikan, pengoperasian mode potret yang lebih intuitif, dan kustomisasi mode profesional yang lebih canggih untuk fotografi yang lebih presisi adalah beberapa di antaranya.
Pengguna juga akan menikmati penyesuaian EV (Exposure Value) untuk kontrol pencahayaan yang lebih tepat, lebih dari 40 pilihan tema warna UI kamera, opsi tanda air yang disempurnakan, dan efek suara rana yang lebih memuaskan.



Mode profesional didesain ulang untuk kemudahan penggunaan, namun tetap mempertahankan kontrol mendalam bagi fotografer berpengalaman. Fitur video kini mendukung integrasi dan pemantauan multi-kamera, sebuah fitur yang sangat menarik bagi kreator konten dan profesional.
Tim pengembangan Xiaomi mempertimbangkan beberapa konsep desain sebelum memutuskan desain akhir. Konsep minimalis sempat dipertimbangkan, namun desain yang dipilih menekankan pada kemudahan penggunaan dan pengurangan kurva pembelajaran.
Tata letak gambar-teks yang jelas dan mudah dipahami menjadi prioritas utama. Desain ini juga memastikan kompatibilitas luas di berbagai perangkat dan kemudahan adopsi bagi pengguna, terlepas dari tingkat keahlian fotografi mereka.
Pembaruan aplikasi kamera Xiaomi ini menandai langkah signifikan dalam meningkatkan pengalaman fotografi mobile. Dengan antarmuka yang lebih intuitif dan fitur yang lebih canggih, pengguna dapat menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi dengan lebih mudah.
Perubahan ini juga menunjukkan komitmen Xiaomi untuk mendengarkan masukan pengguna dan terus meningkatkan produknya. Ke depannya, kita dapat berharap lebih banyak inovasi dari Xiaomi di bidang fotografi mobile, mengingat betapa pentingnya fitur kamera bagi sebagian besar pengguna smartphone saat ini.
Perlu diantisipasi pula kemungkinan adanya bug kecil setelah pembaruan, sehingga pengguna disarankan untuk selalu memeriksa pembaruan sistem dan aplikasi secara berkala.